TAKALAR, TIMESTIMUR — Sejak mediasi Lahan Kepemilikan H Samsuddin di Polsek Galeson Selatan telah terjadi pengrusakan dan pembakaran pagar di lokasi lahan milik H Samsuddin kini memasuki tahap pemeriksaan saksi di lokasi pengrusakan dan pembakaran pagar lokasinya.

Hal ini di karenakan pihak jajaran Reskrim polres Takalar melakukan pengambilan beberapa masyarakat serta Kades Pa”lalakkang untuk di jadikan saksi atas pembongkaran dan pembakaran pagar milik H Samsuddin untuk di mintai keterangannya.
Hal itu pula mendapatkan tanggapan apresiasi dari Rahmayadi Ketua Dewan Perwakilan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Aspirasi Advokasi Masyarakat Sulawesi Selatan karna dengan sigap melakukan pemanggilan beberapa masyarakat yang diduga terlibat dalam pengrusakan dan pembakaran pagar milik H Samsuddin di Desa Pa”lalakkang Kecamatan Galeson Kabupaten Takalar.

Ini suatu pelayanan yang sangat baik buat masyarakat dan kami sebagai sosial kontrol sangat bangga dengan kinerja Iptu Hatta Kasat Reskrim Polres Takalar didalam mengambil sikap pengungkapan kasus pembongkaran dan pembakaran pagar milik H Samsuddin..
Ini pula berkat respon cepat dari BapakKapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, hal itu telah di sampaikan oleh pihak kami di lembaga karna adanya peristiwa pembongkaran dan pembakaran pagar milik masyarakat dan dengan sigap Irjen Pol Andi Rian menelpon Kapolres Takalar agar segera menyikapi aduan tersebut.
Kami selaku warga Sulawesi Selatan sangat bangga memiliki seorang Jendral Bintang dua yang selalu sigap dan respon akan perihal tindak pidana yang ada di Sulsel, di tambah lagi pihak Jajaran yang memiliki suatu peristiwa kasus turut sigap menangani kasus kriminal yang ada, yaitu Jajaran Reskrim Polres Takalar karna turun langsung buat memanggi beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian tindak pidana pembongkaran dan pembakaran pagar milik H Samsuddin.
Dalam hal ini kami dari DPW LSM FAAM SULSEL berharap agar kasus ini segera terungkap siapa dalang dari pembongkaran dan pembakaran pagar ini, mengingat kejadian ini bukan yang pertama kalinya namun untuk yang kelima kalinya, serta kerugian yang di taksir dari pengrusakan tersebut sudah mencapai puluhan Juta rupiah, harapnya










