Andi Pattiware Tak Manusiawi Pecat Tenaga Honorer Tanpa Surat Pemberitahuan, Ini Tegas Rahmayadi :

TIMESTIMUR,MAKASSAR — Ketua Dewan Perwakilan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Aspirasi dan Advokasi Masyarakat Sulawesi Selatan Rahmayadi mengatakan lembaganya mendapat laporan ada kontrak di kota Makassar yang diputus kontraknya secara sepihak. Pemutusan kontrak itu dilakukan dengan sistem cleansing honor, yakni secara lisan mereka di berhentikan bekerja di Dinas Perpustakaan Kota Makassar

Kebijakan itu diduga berasal dari Dinas Perpustakaan mengatakan laporan yang masuk saat ini telah terjadi pemutusan kontrak kerja terhadap salah satu honorer.. Dia juga mencurigai pemutusan kontrak honorer K2 tidak hanya kepada Sitti Subaedah kami mengira masih ada lagi korban lainnya. 

“Ibu Sitti Subaedah Secara mendadak melaporkan bahwa gajinya sudah nggak ada itupun setelah di cek di rekening Banknya pada hari ini terhitung gajinya 2 bulan bulan 1 hingga bulan 2,” kata ibu Sitti Subaedah kepada media ini saat jumpa di apotik pada Selasa, 11 Februari 2025.

Menurut laporan yang diterima cara pemutusan kontrak, tidak jelas karna tak adanya keterangan apapun untuk memperhentikan saya untuk bekerja di Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

Pemberhentian kontrak kerja ini kami anggap sangat tidak manusiawi hal demikian kami katakan karna tak adanya pemberitahuan secara tertulis terhadap tenaga kontrak tersebut, kata Rahmayadi.

Rahmayadi menjelaskan mereka yang diberhentikan adalah tenaga kontrak honorer K 2 yang sudah lama bekerja di Dinas Perpustakaan apabila ingin memutus kontrak kerja harusnya secara manusiawi menyampaikan terlebih dahulu ke pihak Sitti Subaedah,” ujarnya.

Pemberhentian secara mendadak, menurut Rahmayadi, dianggap sangat merugikan. Padahal mereka sedang memperjuangkan karirnya demi mengisi perutnya dan kebutuhan di rumah ibu Sitti Subaedah.

Timestimur. Com bersama DPW LSM FAAM Sulsel berupaya mengkonfirmasi ke Dinas Perpustakaan soal kebijakan pemutusan hubungan kerja kontrak honorer K2 tersebut.

Andi Pattiware selaku Kadis Perpustakaan Kota Makassar saat di konfirmasi melalui sambungan whatsapp nya menuliskan bahwa memang benar Kontrak Honorer yang bernama Siti Subaedah telah di berhentikan itupun hanya melalui lisan, singkat Pattiware tanpa rasa perikemanusiaan.

Kami dari lembaga menggangap bahwa Kadis Perpustakaan satu ini, tak memiliki hati nurani dan sangat kejam karna masa kamu pecat orang secara sepihak tanpa ada putusan surat terlebih dahulu, “Ini sangat tidak manusiawi karna memecat tenaga kontrak honorer K2 tanpa penyampaian terhadap ibu Sitti Subaedah, ucap Rahmayadi secara geram (Tim media)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *