Dishub Makassar Turut Hadir di Apeksi Balikpapan

MAKASSAR, TIMESTIMUR — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar ikut meramaikan Indonesia City Expo dan Bussiness Forum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVII. Mengangkat tema “Kota Sejahtera, Indonesia Maju”, kegiatan ini berlangsung di Stage Indoor ICE Dome BSCC, Balikpapan, Kalimantan Timur, 3-6 Juni 2024 yang dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Kota Makassar, Jusman Hattu mengatakan, sebanyak 20 anggota dishub diboyong dari Makassar hadir meramaikan Apeksi XVII.

“Ada sekira 20 orang perwakilan Dishub yang ikut hadir di balikpapan sesuai segmentasinya,” ujarnya, Rabu, 5 Juni 2024.

Kata dia, ada beberapa agenda penting yang akan dihadiri oleh OPD dan Perusda. Diantaranya, Rakernis, Expo, ICE Bussiness Forum, KMF Pokja perubahan iklim Apeksi, water management forum Perpamsi, sarasehan, dan cooking class.

“Hari ini ada sidang pleno untuk penutupan apeksi, akan ada karnaval budaya dihadiri oleh seluruh anggota Apeksi,” kelas Jusman.

“Materi kemarin yang didapat itu bagaimana skema investasi di IKN, kemudian bagaimana mewujudkan smart city sesuai PP nomor 59 tahun 2020 tentang perkotaan,” tambahnya.

Pada Apeksi 2024 ini Pemkot Makassar menampillan beberapa inovasi dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.  Seperti inovasi program Makassar Low Carbon City, Kota Makan Enak, Makassar Makaverse, hingga rencana masa depan Kota Makassar.

Pemkot Makassar sendiri memboyong total sebanyak 300 peserta yang ikut pada Apeksi tahun ini. Terdiri dari kepala OPD, direksi perusda, camat dan lurah serta staff. Mereka pun disambut baik dan mendapat pujian langsung Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Eri Cahyadi dihadapan seluruh wali kota.

Booth seluas 6×6 meter ini menampilkan beragam hal menarik di dalamnya. Seperti berbagai penjelasan 24 program strategis Kota Makassar, program dan progress Makassar Low Carbon City (MLCC), beberapa inovasi seperti Co’mo, Dottoro’ta Makassar Home Care, bus listrik sekolah, ojol day, 5.000 lorong wisata, city farming dengan kecerdasan buatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *